1. HOME
  2.   »  
  3. ENTERTAINMENT

Disangka Pekerja Seks, Girlband K-pop Ini Dilarang Masuk Amerika

Mia Vita Della | 14 Desember 2015 17:00
Copyright: koreaboo
Girlband K-pop Oh My Girl ditahan di bandara Amerika hingga 15 jam karena diduga sebagai pekerja seks komersial.

Muvila.com – Delapan anggota Idol K-pop, Oh My Girl, mendapatkan kehormatan untuk diundang sebagai penampil di ajang penghargaan Unforgettable Awards ke-14 pada 12 Desember lalu. Sayangnya, aksi mereka harus dibatalkan lantaran mereka tiba-tiba dilarang masuk Amerika saat tiba di bandara internasional Los Angeles. Pemerintah setempat ternyata menyangka mereka adalah pekerja seks komersial.

Mengutip Dailymail, Oh My Girl bentukan Leon Entertainment itu ditahan di bandara selama lebih dari 15 jam. Akhirnya, mereka kembali ke Korea Selatan dan pihak agensinya pun mengatakan bahwa girlband asuhannya disangka sebagai pekerja seks komersial.

"Pegawai bandara curiga karena properti dan pakaian mereka dalam jumlah besar dibawa ke AS," kata pihak agensi WM Entertainment. Ia juga mengatakan bahwa mungkin ada masalah visa karena para anggota girlband tersebut tidak memiliki visa kerja. Mereka hanya berkunjung untuk event promosi, menurut Los Angeles Times.

Adapun menurut laporan New York Daily News, personel Oh My Girl terpaksa berbohong dan mengatakan bahwa mereka datang sebagai turis, bukan penampil. Sumber yang diwawancarai media tersebut juga mengatakan bahwa penahanan yang lama tersebut hanya untuk mencari penerbangan lain untuk kembali Seoul.

Aktor Yoshi Sudarso, yang berada di malam penghargaan saat seharusnya girlband ini tampil, mengatakan kepada NBC LA, "Saya pikir dengan satu kata pencarian di Google, mereka (pihak imigrasi bandara) bisa sudah tahu siapa mereka." Akan tetapi, US Customs and Border Protection tidak akan memberikan komentar pada kasus ini.

Oh My Girl memang merupakan girlband baru asuhan WM Entertainment yang juga menaungi boyband B1A4. Mereka baru saja merilis sebuah mini album pada bulan Oktober. Ketenaran mereka memang belum seberapa jika dibandingkan dengan girlband lain yang lebih diakui secara internasional, seperti Girls' Generation, yang memiliki tujuh juta pengikut di Facebook.

WM Entertainment mengatakan bahwa penolakan band mereka datang karena masalah prostitusi ini menjadi masalah besar di Amerika Serikat baru-baru ini. Masyarakat Korea Selatan di Los Angeles telah mengungkapkan bahwa para gadis muda dari Korea Selatan kesulitan datang ke negara tersebut, karena meningkatnya perhatian pada gadis-gadis 'doumi' yang dibayar untuk pergi dengan orang-orang di bar dan memaksa mereka untuk minum-minum keras.

Read More

Editor's Pick

Comment

Latest News