1. HOME
  2.   »  
  3. ENTERTAINMENT

Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan di Tubuh Prince

Muhammad Rizal Fikri | 24 April 2016 15:00
Copyright: The Guardian
Detail informasi awal setelah autopsi jenazah musisi terkenal Prince sudah diungkap oleh pihak kepolisian.

Muvila.com – Satu hari selepas meninggalnya maestro musik pop, Prince Rigers Nelson, pihak berwajib daerah Minnesota, Amerika Serikat mengeluarkan detail baru mengenai hasil awal autopsi jenazah Prince. Dilaporkan dari The Hollywood Reporter (THR), proses autopsi berjalan lebih lama dari biasanya karena ramainya pemberitaan mengenai kasus kematian mendadak ini, akan tetapi proses autopsi sudah selesai Jum'at tengah hari waktu setempat.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh jenazah, dan sejauh ini tidak ditemukan alasan untuk menyebut ini bunuh diri,” ungkap Jim Olson dari kepolisian Carver County. Selain itu, Jim Olson juga menegaskan telepon genggam Prince tidak ditemukan di sekitar area Prince ditemukan tak sadarkan diri.

Keterangan yang diungkap Jim Olson hanya hasil awal dari autopsi Prince, hasil mendetailnya tidak akan dirilis hingga semua hasil sudah diterima tim forensik. Martha Weaver, juru bicara tim forensik yang melakukan autopsi jenazah Prince menegaskan, timnya tidak akan merilis hasil apapun sebelum semua hasilnya keluar. “Tidak ada detail yang akan dilaporkan jika semua hasil belum keluar,” tegas Martha.

“Spekulasi penyebab kematian Prince hanyalah spekulasi biasa. Tidak ada yang bisa dipastikan sebelum hasil autopsi dan tes kimia benar-benar telah telah dirilis,” tambah Martha.

Prince meninggal di usia 57. Ia memulai karir musiknya tahun 1976, album perdananya dirilis tahun 1978. Prince pernah mempunyai band bernama The Revolution. Beberapa lagu populer yang pernah dibawakan Prince antara lain “Little Red Corvette”, “When Doves Cry”, dan “Let's Go Crazy”

Read More

Editor's Pick

Comment

Latest News