1. HOME
  2.   »  
  3. ENTERTAINMENT

Jadi Juri, Titi Rajo Bintang Tak Suka Pura-pura

Reino Ezra | 13 Mei 2016 12:00
Titi Rajo Bintang bahas latar belakang sikap tegasnya saat jadi juri kompetisi di televisi.

Muvila.com – Tegas dan tanpa basa-basi tampak bukan cuma persona yang dibawa Titi Rajo Bintang saat ia muncul di beberapa acara televisi. Saat bertandang ke kantor redaksi Muvila di Jakarta beberapa pekan lalu, musisi yang juga aktris film ini tak pernah ragu mengujarkan jawaban dan menyatakan pendapatnya. Titi mengaku bahwa memang seperti itulah sifatnya, dan apa yang biasa dilihat oleh publik bukanlah sesuatu yang dibuat-buat.

"Saya sebenarnya memang tomboi, agak laki. Sekarang aja agak 'perempuan', pakai sepatu heels," kelakarnya. "Saya orangnya simpel, to the point, sebenarnya mirip-mirip kayak di Indonesia Mencari Bakat sih. Kalau nggak suka, bilang nggak suka, bukan pura-pura suka. Sekarang sih udah mulai belajar 'pura-pura' sih, maksudnya nggak semua harus disampaikan terang-terangan, belajar memfilter aja," ujar Titi.

Sarjana lulusan Institut Musik Daya Indonesia ini telah menjadi salah satu juri beberapa musim tayang kompetisi Indonesia Mencari Bakat (IMB) di Trans TV sejak 2010. Belakangan ia juga menjadi penilai di Celebrity Lipsync Battle Indonesia dan sempat jadi juri tamu di musim perdana kompetisi musik elektronik The Remix di NET.

Dalam acara-acara tersebut, Titi memang cukup dikenal paling tidak ragu dalam memberi kritik pada peserta. Meski kerap dianggap terlalu keras dalam menilai, Titi justru menganggap bahwa sikap itu memang diperlukan untuk sebuah kompetisi.

"Jadi juri itu kita berbagi pengetahuan yang kita punya. Saya senang untuk sharing, kasih pendapat untuk membuat orang jadi lebih bagus. Ya karena waktu di kuliah musik juga diajari buat sharing. Saya beruntung banget bisa kuliah di institut musik yang bukan cuma diajarin baca not balok atau main drum, tapi juga jadi musisi yang bertanggung jawab. Bukan yang lo jago main drum tapi kelakuan norak, rokok sana-sini, melecehkan orang, menginjak-injak atau meremehkan orang lain, that's not a musician, that's not an artist. Attitude-nya juga diajarin," jelas Titi.

"Makanya pas saya jadi juri saya senang, kasih point of view yang beda. Misalnya, I cannot lie if you're not good, tapi kenapa nggak bagus, kasih alasan dan solusinya. Bukan bilang jelek tapi nggak ada solusi, atau bilang bagus padahal jelek dan orangnya jadi GR (gede rasa, red), saya nggak mau kayak begitu. Dan, saya senang jebolan IMB itu memang bagus-bagus. Karena selain diajarin skill, diajarin cara berpikir juga. Kalau lo nggak bagus, harus pikir bagaimana caranya supaya bagus, dan harus bisa terima kritik," tambahnya lagi.

Saat ini Titi menyatakan tengah bersiap-siap untuk menjadi salah satu juri tetap di The Remix musim kedua. Seiring pengalamannya menjadi juri di acara TV, Titi menegaskan bahwa penilaian yang ia sampaikan dalam acara-acara tersebut memang jujur dan berasal dari dirinya sendiri, bukan karena disuruh atau hanya demi menciptakan drama.

"Saya bekerja di TV tapi nggak mau disetir sama TV. Kalau saya nggak perlu marah sama orang, terus saya disuruh marah-marah, saya jadi orang gila dong. Saya nggak terlalu bisa drama soalnya. Kalau memang sudah nggak perlu yang tegas-tegas, yang nggak usah, kalau memang bagus, dipuji. Kalau sekarang, udah baik banget saya. Kalau mungkin dulu kaget ya, kebiasaan dididik di sekolah itu keras," ucap Titi disertai tawa kecil.

Foto: Ivan Marlianto

 

Read More

Editor's Pick

Comment

Latest News