1. HOME
  2.   »  
  3. ENTERTAINMENT

Jadi YouTuber Harus Kuasai Editing Video

Lusi Triana | 26 Januari 2016 09:00
Tak hanya soal teknis, para content creator juga berusaha untuk mempertajam konsep video mereka tahun ini.

Muvila.com – YouTube adalah platform yang menjadi perhatian besar para content creator atau YouTuber. Mereka menggunakan YouTube untuk menyalurkan kemampuan serta hobinya. Tak hanya bermodalkan ide dan niatan menyalurkan hobi, tapi bagi Raguel Lewi, salah satu content creator di bidang musik, kemampuan untuk memproduksi video juga sangat penting untuk dikuasai oleh para kreator.

“Buat gue creator content, walaupun lo nggak bisa ngedit terus ada temen yang bisa ngedit dan bisa kerja bareng lo, ya bisa aja. Tapi kalau lo bisa ngedit bagus banget sih. Kalau nggak bisa ngedit ada jalan lain tapi tetep harus belajar. Untuk memudahkan kalau ada apa-apa,” ungkap Raguel saat ditemui Muvila di kawasan Darmawangsa Jakarta pada awal pekan lalu.

Hal senada juga diungkapkan oleh Cindy Thefannie alias Cici Fani. Ia kerap berkolaborasi dengan Raguel dalam beberapa kesempatan. Mereka pun kerap saling membantu satu sama lain, baik dalam mengambil gambar hingga proses editing.

Éclat, sebagai grup yang beranggotakan lima orang, mengaku bahwa biasanya mereka bergantian saat harus mengambil gambar. Lain halnya saat mereka harus mengerjakan proyek yang lebih besar daripada video mingguan yang rutin mereka buat.

“Kalau project gede kita tambah tim dari tim videografi dan fotografi, karena kita sekalian besar. Kalau video mingguan sih nggak ada, biasanya aku atau Willy, Clara,” ucap Yosua Gunawan, salah satu personel Éclat. 

“Jadi gantian kalau lagi scene-nya dia (Yosua) nih, aku yang cari angle-nya terus kalau scene berlima kita tinggal kameranya. Sebenernya memang lebih enak punya tim sih yang tersendiri sih, cuma sekarang kita belum ada timnya,” tambah Willy Anggawinata, personel lain Éclat.

MANFAATKAN INSTAGRAM & RENCANA TAHUN 2016

Meski terbilang baru dalam menjadi berkecimpung di YouTube, beberapa content creator ini sudah lebih dulu memanfaatkan Instagram sebagai wadah untuk berkreasi. Seperti yang dilakukan Yoga Arizona, Cici Fani dan Raguel Lewi. Yoga mengatakan bahwa ia awalnya kerap membuat video-video dubsmash di Instagramnya. Kini dengan YouTube, ia ingin lebih berkreasi dengan konten-konten buatannya dan tak sekadar dubsmash.

“Kalau untuk konsep pertama dubsmash yang lebih panjang, udah gitu aku mau bikin video vlog tentang bokap, gimana anak muda lihat suatu permasalahan sama orang tua lihat suatu permasalahan. Sementara ini aku bikin video tanya jawab sama followers. Ketiganya ini ke depannya masih bisa berkembang,” jelas Yoga yang mengaku lebih suka berkrerasi di belakang kamera.

Para content creator ini pun menjelaskan upaya mereka sepanjang tahun 2016. “Kita pengen music in movie itu ciri khas kita. Ada ‘Jatuh Hati’ Raisa dan ‘Percayalah’ Raisa. Jadi kita cover tapi di dalamnya itu ada ceritanya. Kita juga bakal luncurin lagi di Februari 2016 music in movie. Nah, ini part duanya sama Olivia Lazuardi cuma upload-nya di channel Olivia. Gantian,” jelas personel Éclat, Willy Anggawinata

Sementara itu, Cici--yang kerap menyanyikan lagu dangdut dengan lirik dalam bahasa Inggris--dan Raguel akan memperkuat konsep mereka di tahun 2016. “Lagu Inggris jadi Indonesia juga kita mau di-treat lebih serius. Mungkin lebih serius bukan kayak angle bagus banget tapi kayak konsepnya lebih bagusin lagi. Tahun ini juga pengennya ngerambah yang lain juga kayak vlog,” ungkap Raguel.

Foto: Ivan Marlianto

Read More

Editor's Pick

Comment

Latest News