1. HOME
  2.   »  
  3. ENTERTAINMENT

Maria Harfanti Angkat Nama Indonesia di Miss World 2015

Muhammad Rizal Fikri | 21 Desember 2015 17:00
Copyright: KapanLagi.com®
Selain mendapat peringkat ketiga, Maria Harfanti juga memenangkan predikat Beauty With a Purpose di Miss World 2015.

Muvila.com – Meskipun pemenang utama Miss World 2015 adalah Mireia Lalaguna dari Spanyol, namun nama Maria Harfanti, Miss Indonesia 2015, berhasil menarik perhatian dalam ajang tersebut. Perempuan kelahiran 20 Januari 1992 itu menyabet posisi ketiga Miss World 2015 sebagai Continental Queens of Beauty untuk wilayah Asia sekaligus memenangkan Challenge events Beauty With a Purpose.

Miss World 2015 sudah digelar pada 19 Desember 2015, di kota Sanya, China. Tahun ini, ajang kecantikan tertua di dunia ini diikuti 114 peserta dari berbagai negara. Dari semua peserta tersebut, Maria Harfanti masuk dalam urutan 5 besar bersama Mireia Lalaguna asal Spanyol, Sofia Nikitchuk asal Rusia, Sanneta Myrie asal Jamaica, Valeria Abou Chacra asal Lebanon.

Hasil akhirnya kemudian menempatkan Mireia Lalaguna sebagai pemenang Miss World 2015, dan Sofia Nikitchuk dan Maria Harfanti sebagai runner up pertama dan kedua. Maria Harfanti berhasil memenangkan Beauty With a Purpose karena dinilai para juri memiliki inisiatif baik mengenai gerakan air bersih untuk kota dan desa-desa terpencil.

Sementara itu, di sisi lain, dalam penyelenggaraan Miss World tahun ini, ada sedikit isu politik yang muncul. Hal ini membuat Anastasia Lin, Miss World Canada, tak bisa mengikuti acara puncak Miss World 2015 di China. Lin yang sebenarnya juga masih berdarah China tidak diizinkan untuk memasuki negara China karena sebelumnya telah mengkritisi pemerintah Negeri Tirai Bambu tersebut

“Saya mempunyai hak untuk mengikuti acara tersebut. Hal ini sungguh menyedihkan, saya hanya seorang murid kelas akting dan seorang pemenang kontes kecantikan. Hal apa yang sebenarnya mereka takutkan?” ungkap Lin, seperti dikutip The New York Times.

Meskipun masih mempunyai keluarga di China dan apa yang dilakukannya bisa membahayakan keluarganya, tapi Lin tetap bersikukuh dengan kritiknya untuk pemerintah China. “Jika saya tidak menyatakan kritik tersebut, berarti itu adalah sebuah bencana bagi mereka yang secara langsung mengalami ketakutan dan intimidasi dari pemerintah China, yang mereka semua tak mempunyai daya untuk melawan," tegas Lin.

Adapun untuk penyelenggaraan Miss World tahun depan, Bali, Indonesia akan kembali mendapat kehormatan untuk menjadi kota penyelenggara ajang kecantikan tertua di dunia ini. Hal ini mengulangi pelaksanaan Miss World 2013 yang dulu juga digelar di Bali, Indonesia.

Read More

Editor's Pick

Comment

Latest News