1. HOME
  2.   »  
  3. FILM
  4.   »  
  5. ARTIKEL FILM

Mira Lesmana: Kota Yogyakarta Itu Dinamis dan Kuat Akar Budayanya

Lusi Triana | 25 Maret 2016 10:00
Film produksi Miles Films ini menampilkan Yogyakarta dengan porsi sampai 70 persen dari keseluruhan latar kisah AADC 2.

Muvila.com – Film Ada Apa Dengan Cinta? (AADC) yang dirilis 14 tahun lalu sangat dekat dengan gaya hidup remaja urban, khususnya Jakarta, yang diwakili oleh perilaku sehari-hari para tokoh dalam ceritanya. Mulai dari Cinta (Dian Sastrowardoyo), Rangga (Nicholas Saputra), Karmen (Adinia Wirasti), Maura (Titi Kamal), Milly (Sissy Prescillia), Alya (Ladya Cheryl) hingga Mamet (Dennis Adhiswara). Kini, dalam film AADC 2, Jakarta tak lagi menjadi sentral latarnya, melainkan Yogyakarta.

Film produksi Miles Films ini menampilkan Yogyakarta dengan porsi sampai 70 persen dari keseluruhan latar kisah AADC 2. Terpilihnya kota gudeg ini sebagai lokasi utama, selain Jakarta dan New York, tentunya menjadi perhatian banyak pecinta film AADC, termasuk dua sineas asal Yogyakarta, Ifa Ifansyah dan Eddie Cahyono. Pada saat Muvila Rountable with AADC, video rekaman pertanyaan kedua sineas pemenang Piala Citra FFI 2015 tersebut diputar.

Mira Lesmana, selaku produser sekaligus penulis skenario AADC 2, pun mengungkapkan alasan di balik pemilihan Yogyakarta tersebut. “Yogya itu, kalau dilihat dari semua kota yang kita pernah gue kunjungin gitu ya, dan gue termasuk kategori traveller lah banyak melihat berbagai wilayah. Yogya itu adalah sebuah kota yang luar biasa dinamis,” tutur Mira.

Dalam trailer AADC 2 yang telah dirilis Miles Films memang terlihat Cinta, Karmen, Maura, dan Milly memilih kota Yogyakarta sebagai tempat liburan dan berkumpul. Tak hanya itu, terlihat juga dalam trailer film AADC 2, Cinta mengunjungi beberapa tempat di Yogya bersama dengan Rangga.

Mira pun kembali menuturkan bahwa Yogyakarta merupakan sebuah kota yang mampu mempertahankan kebudayaan dan cita rasa seni klasiknya sembari juga menyerap pengaruh modern yang kini memasuki Indonesia. Bahkan, Mira terkesan begitu mengagumi kota tersebut.

“Dalam arti kata dia (Yogyakarta) sangat rooted dengan culture tapi dia juga sangat vibrant dengan contemporary atau urban living yang juga dinamis. Seni rupanya luar biasa, filmmaker-nya luar biasa, teaternya luar biasa,” lanjutnya.

Lalu, apa yang dirasakan para sutradara Riri Riza saat syuting di Yogyakarta? Simak penuturan lengkapnya dalam video Muvila Roundtable with AADC supported by Magnum episode 7 di bawah ini.

 

Foto: Ivan Marlianto

Read More

Editor's Pick

Comment

Latest News