1. HOME
  2.   »  
  3. FILM
  4.   »  
  5. ARTIKEL FILM

Demi Film, Maxima Pictures Beli Hak Cipta Novel Penulis Misterius

Mia Vita Della | 22 Mei 2015 16:00
Copyright: chinatopik/KL
Film adaptasi novel masih menjadi tren saat ini. Rumah produksi 99 Cahaya di Langit Eropa alias Maxima Pictures membeli hak cipta dari novel misterius Indonesia, Ilana Tan. Bagaimana caranya?

Muvila.com – Film adaptasi novel masih menjadi tren saat ini. Melihat fenomena tersebut, rumah produksi Maxima Pictures kembali mengangkat novel best seller ke layar lebar. Kali ini novel yang bakal digandengnya adalah Tetralogi 4 musim karya Ilana Tan.

Nama pena Ilana Tan sudah tak asing lagi didengar di ranah perbukuan Indonesia. Novel-novelnya sukses memenuhi rak best seller di semua toko buku seluruh Indonesia. Bahkan Gramedia selaku penerbit karyanya telah mencetak ulang karya-karyanya hingga puluhan kali.

Meski karyanya terkenal, namun identitas asli penulis kenamaan Indonesia ini masih misterius. Dibagian 'Tentang Pengarang' yang biasanya tertera dibagian paling belakang Novel, tidak dicantumkan foto profil dan keterangan yang detail tentang Ilana Tan. Ilana Tan sendiri juga tidak mempunyai socmed pribadi yang mana sebagai sarana Komunikasi dengan para fansnya.

Saking misteriusnya, Yoen K selaku produser eksekutif Maxima Pictures mengaku belum pernah bertemu dengan penulis seri tetralogi 4 Musim itu selama pembelian hak cipta.

"Iya dia penulis misterius. Sampai sekarang saya belum ketemu Ilana Tan," aku Yoen K saat ditemui Kapanlagi.com® di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Berhubung Ilana Tan begitu tertutup, lantas pihak Gramedia lah yang menjadi penghubung antara Maxima Pictures dengan Ilana Tan. "Ngomong prosesnya semua sama Gramedia. Ilana Tan salah satu penulis andalan Gramedia saat ini. Mereka menjaga siapa sosok Ilana," terang Yoen K.

Sampai saat ini nama Ilana hanya bisa dikenal lewat empat karya yakni Summer In Seoul (2006), Autumn In Paris (2007), Winter In Tokyo (2008) dan Spring In London (2010). Keempat seri karyanya yang meledak dipasaran itu bakal diboyong semuanya di layar lebar. Sebagai pembuka film, pihak Maxima Pictures memilih seri ketiga, Winter In Tokyo (2008).

"Saya starting dulu dari Winter In Tokyo karena dari segi cerita itu yang paling cocok dengan waktu paling pas," ungkapnya. Proses pengambilan gambarnya direncanakan akan dimulai pada bulan Desember tepat musim dingin di Jepang. Sementara para pemainnya akan diumumkan lebih lanjut.

Winter In Tokyo berkisah tentang gadis blasteran Jepang-Indonesia bernama Ishida Keiko yang tinggal di apartemen pinggiran di kota Tokyo. Hidup Keiko berubah saat ia kedatangan tetangga baru bernama Nishimura Kazuto yang sudah 10 tahun menetap di Amerika. Penasaran dengan cerita Jepang ala Indonesia? Tunggu kabar selanjutnya. 

 

Read More

Editor's Pick

Comment

Latest News