1. HOME
  2.   »  
  3. FILM
  4.   »  
  5. ARTIKEL FILM

Joko Anwar: Film A Copy of My Mind Tampilkan Indonesia Seadanya

Lusi Triana | 20 November 2015 17:00
Selain mendapat apresiasi dari festival film internasional, A Copy of My Mind juga mendapat 7 nominasi FFI 2015.

Muvila.com – Joko Anwar dikenal sebagai salah satu sutradara ternama Indonesia. Ia tak hanya menggarap film-film yang mampu sukses secara komersial di Indonesia, seperti Arisan! (2003) dan Janji Joni (2005), tapi film-filmnya juga banyak diganjar penghargaan dari dalam dan luar negeri. Filmnya yang terbaru, A Copy of My Mind, berhasil masuk festival film internasional prestisius, seperti Venice International Film Festival, Toronto International Film Festival, dan Busan Internasional Film Festival.

Joko mengatakan, film terbarunya ini merupakan proyek yang ia kerjakan dari awal tahun 2014 hingga akhirnya mampu memenangkan pitching forum di Asian Project Market (APM) di Busan Internasional Film Festival pada tahun lalu. Hadiah ini ia gunakan untuk memproduksi film A Copy of My Mind yang syutingnya dilakukan selama delapan hari.

“Delapan hari, karena kita ingin membuat film ini sangat organik, kita ingin membuat time capsule sehingga semuanya serba natural dan realistik. Pada 2015, kita submit filmnya ke Venice, Toronto dan Busan Film Festival. Alhamdulillah diterima dan tayang di Venice, yang merupakan festival film tertua di dunia dan sangat susah untuk film tayang di sana. Ini kapsul waktu tapi karakternya adalah fiksional. Jadi karakter Tara Basro dan semuanya itu fiktif dan ada tiga calon presiden dalam film ini,” papar Joko saat jumpa pers dalam rangkaian acara Festival Film Indonesia (FFI) pada Senin, 16 November lalu di Plaza Indonesia, Jakarta.

Joko mengatakan, film tersebut mendapat sambutan yang baik dari penonton di ketiga festival film tersebut. Tiket pertunjukan film produksi Lo-Fi Flicks ini pun terjual habis. Selain itu, lanjut Joko, tak sedikit penonton yang memuji akting para pemain yang terlibat dalam film ini karena terlihat sangat natural.

“Ketika tayang di ketiga festival itu, mereka bilang film ini membukakan mata tentang Indonesia karena di film ini digambarkan Indonesia yang bukan cuma yang indah-indah atau yang jelek-jelek tapi ini real. Kita nggak mencoba merepresentasikan Indonesia sebagai negara yang miskin atau negara yang indah tapi kita menampilkan yang seadanya. Tentunya mereka sangat suka dengan temanya karena kita menggambarkan romantic romance yang sangat humanis sekali dan tidak dibikin gula-gula gitu, real seperti apa adanya,” lanjutnya.

Tia Hasibuan, produser film ini pun mengungkapkan bahwa A Copy of My Mind ini dianggap paling pas untuk menjadi film pertama Lo-Fi Flicks. Pasalnya, rumah produksi ini memang ingin memproduksi sebuah film drama sebagai karya perdana mereka. Selain itu, tema cerita A Copy of My Mind dinilai pas dengan siatuasi Indonesia pada tahun 2014. “Kita syutingnya di tahun 2014 pas lagi ada pemilu dan kita pikir kalau kita bisa dapat footage pemilu dan kita bisa masukin ke filmnya bisa menambah production value dari filmnya itu sendiri,” papar Tia.

A Copy of My Mind juga dianggap sebagai film yang diproduksi dengan kerja sama yang baik dari para kru serta pemainnya. Tak hanya itu, dalam prosesnya, film ini juga mendapat banyak bantuan baik dari sisi teknis dan peralatan, seperti sound, kamera hingga proses post production.

“Saya rasa ini merupakan kerja sama yang luar biasa, timnya, kru-krunya, para pemain dengan segala keterbatasan fasilitas. Tara Basro tidur di trotoar karena kecapean. Para kru-kru yang lain juga udah sangat luar biasa memberikan talentanya masing-masing. Kita ingin membuat sebuah film yang membanggakan dan semoga penonton juga bangga dengan film ini,” beber Joko.

A Copy of My Mind mengisahkan tentang sepasang kekasih, Sari (Tara Basro) dan Alex (Chicco Jerikho) yang bekerja sebagai karyawan salon dan penjual DVD bajakan. Secara tidak sengaja mereka menemukan sebuah DVD berisi rekaman tindak kejahatan korupsi yang melibatkan para pejabat tinggi dan seorang calon presiden.

Selain Tara dan Chicco, film ini juga didukung oleh akting Ario Bayu, Paul Agusta dan Maera Panigoro. Film ini juga berhasil mendapat tujuh nominasi di Festival Film Indonesia (FFI) 2015. A Copy of My Mind sendiri akan tayang di bioskop pada Februari 2016. Menanggapi soal tayangnya film ini, Joko mengatakan bahwa awalnya akan tayang pada Agustus lalu.

“Venice, Berlin dan Toronto maunya kalau film yang tayang harus world premiere jadi nggak boleh ditayangkan di mana-mana termasuk di negara asalnya. Tidak disamakan dengan FFI, karena kita buat film bukan untuk festival nama pun, kita ingin membuat film dengan jujur dan mampu beresonansi dengan penonton,” tutupnya.

 

Read More

Editor's Pick

Comment

Latest News