1. HOME
  2.   »  
  3. FILM
  4.   »  
  5. ARTIKEL FILM

Midnight Show, Film Slasher di Tangan Sutradara Wanita

Reino Ezra | 9 Januari 2016 11:00

Cast film Midnight Show ungkap keistimewaan main film horor-thriller ini di bawah arahan Ginanti Rona.

Muvila.com – Karakteristiknya yang keras dan sadis membuat genre film horor atau thriller lebih sering dianggap sebagai ranah sineas laki-laki. Padahal, genre ini tak jarang jadi ladang unjuk kreativitas sineas wanita, tak terkecuali di Indonesia. Salah satu yang terbaru dibuktikan oleh film Midnight Show, dibintangi oleh Acha Septriasa, Ratu Felisha, dan Ganindra Bimo, yang disutradarai oleh sineas wanita Ginanti Rona Tembang Asri sebagai debut film layar lebarnya.

Pemilihan Gita—panggilan akrab Ginanti Rona—untuk mengarahkan film horor-thriller berjenis slasher ini bukanlah untuk coba-coba. Menurut produser sekaligus pemeran Juna di Midnight Show, Gandhi Fernando kepada Muvila beberapa waktu lalu, Gita memang memiliki taste yang tepat untuk film jenis ini. Ide cerita Midnight Show yang dicetuskan Gandhi akhirnya dipercayakan untuk dikembangkan lagi oleh Gita bersama penulis skenario M. Husein "Monji" Atmojo, agar hasilnya sesuai dengan visi bersama.

"Gue memang ketemu sutradara selalu tanya, mau bikin film kayak apa. Film favoritnya apa, kalau misalnya punya duit sekian miliar mau bikin film apa," ungkap salah satu pendiri rumah produksi Renée Pictures ini. "Dari situ gue tanya, gue dapat respons, misalnya Billy Christian (sutradara Tuyul Part 1, red.) mau bikin film hantu, Gita mau bikin slasher. Dan memang maunya seperti itu. Karena kalau jatuhnya by order dari produser, jadinya nggak akan seperti ini," jelas Gandhi lagi.

Hal tersebut diamini oleh pemeran tokoh Lusi di film Midnight Show, Gesata Stella. Aktris ini setuju bahwa terlepas dari gendernya, Gita memiliki visi yang bagus untuk film tentang teror pembunuhan di bioskop tua ini. Ditambah lagi, Gesata merasa terbantu dengan gaya penyutradaraan Gita yang banyak berdiskusi untuk mengembangkan karakter para pemainnya.

Gita sendiri menjelaskan bahwa gaya penyutradaraannya tersebut, "Karena setiap orang punya sisi ketakutan sendiri, dan mereka juga sudah punya bayangan sendiri tentang karakter mereka. Aku cukup menjelaskan background karakternya, motivasinya apa, lalu scene ini emosinya seperti apa karena adegan sebelumnya itu seperti apa. Ceritanya di sini kan juga dalam satu malam, masing-masing sudah punya background yang mereka bawa, dan aku udah nggak terlalu ribet lagi untuk mengarahkan. Dan akan lebih memperkaya filmnya juga."

Dalam kunjungannya ke Muvila, sutradara dan para pemain Midnight Show juga mengungkapkan apa yang bisa diharapkan oleh penonton, khususnya penggemar genre horor dan thriller, saat menonton film ini di bioskop nasional mulai 14 Januari 2016. Mereka pun melayani pertanyaan perihal ketakutan menonton di bioskop pada jam midnight, juga soal didatangi serial killer sebagaimana premis film mereka sendiri. Saksikan langsung jawaban Gandhi, Gita, dan Gesata dalam video Exclusive Muvila terbaru di bawah ini.

 

Foto: Ivan Marlianto

Read More

Editor's Pick

Comment

Latest News