1. HOME
  2.   »  
  3. FILM
  4.   »  
  5. ARTIKEL FILM

Platform Nonton Film Online Kineria Resmi Diluncurkan

Reino Ezra | 20 Maret 2015 09:00
Copyright: Kineria
Platform video online Kineria kini telah streaming lebih dari 100 film dari sineas Indonesia secara legal dan berbayar.

Muvila.com – Dunia film Indonesia kini diramaikan sebuah wadah baru untuk mempertontonkan karya para sineas lokal, khususnya lewat media digital. Kineria, yang telah melakukan soft-launching tahun lalu, baru saja diluncurkan secara resmi. Sebagai sebuah platform baru, Kineria tidak hanya hendak memberi tempat bagi karya-karya Indonesia, tetapi juga sebagai tanggapan atas pergerseran tren cara menikmati hiburan ke format digital.

Dalam peluncuran yang diadakan di Jakarta, 18 Maret ini, CEO PT. Asia Quattro Net sekaligus salah satu founder Kineria, Agung Bowo Laksono menyatakan bahwa Kineria hadir setelah melihat perkembangan internet di Indonesia yang pesat. Kineria sendiri menyediakan film-film yang bisa ditonton lewat bergagai piranti, baik meja maupun mobile, dalam format streaming yang resmi dan berbayar. Setelah satu tahun lebih beroperasi, Kineria dilaporkan sudah menerima lebih dari 100 ribu pengunjung, dan mempunyai lebih dari 2300 pelanggan.

"Masih banyak PR kita untuk mempopulerkan Kineria. Karena nggak gampang juga untuk memperkenalkan tentang menonton film Indonesia secara online di mana saja, kapan saja untuk jadi habit mereka," ujar Agung dalam sambutannya.

Kineria digagas dengan harapan jadi media yang mendorong pengguna internet Indonesia menikmati karya anak negeri sendiri, serta memberi dampak langsung bagi filmmaker-nya juga. Tak hanya sebagai media untuk mempertontonkan karya, tetapi filmmaker juga mendapat benefit langsung berupa revenue. Untuk itu pula, salah satu founder Kineria, Astrida Wishnuwardani menekankan Kineria memakai kontrak kerja sama yang cukup spesifik demi melindungi hak cipta.

"Kami memang dari awal menekankan sekali tentang kontrak kerja sama dengan filmmaker. Tetapi, memang itulah yang menurut kami penting, karena kalau bukan kita yang melindungi hak cipta dari hasil karya orang Indonesia sendiri, siapa lagi?" ujar Astrida.

Saat ini, para pelanggan Kineria bisa menikmati pilihan lebih dari 100 film karya dari lebih kurang 70 filmmaker, sebagian besarnya adalah film pendek, baik fiksi maupun dokumenter. Sekalipun film-film yang ditawarkan belum banyak dari film-film yang sempat rilis di bioskop nasional, ditekankan pula bahwa film-film yang ditayangkan merupakan hasil kurasi dari tim Kineria, sehingga mempunyai standar mutu tersendiri.

"Kita kembali pada filosofi dasar dan juga harapan dari Kineria, yaitu kita berkontribusi untuk membangun industri perfilman Indonesia melalui media digital. Meskipun, kami merasakan bahwa untuk meyakinkan teman-teman di PH (production house, red.) yang punya film panjang, bukan hal yang mudah. Tetapi, kami melihat kenapa tidak kita mulai dari film pendek," ungkap Ade Kusumaningrum selaku salah satu penggagas Kineria.

Selain itu, Kineria juga berencana untuk membuat sebuah event menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia ke-70. Ade mengungkapkan bahwa di bulan Agustus ini, Kineria akan menggelar Festival Film Online Kineria, yang akan mengundang karya-karya film pendek berkompetisi lewat Kineria. "Festival film ini sebagai ajakan apresiasi untuk kita bisa menonton film secara digital dan legal. Faktor legal inilah yang kita memang terus upayakan," ungkap Ade.

 

Read More

Editor's Pick

Comment

Latest News