1. HOME
  2.   »  
  3. FILM
  4.   »  
  5. ARTIKEL FILM

Setelah Tegal, Daerah Lain Juga Bakal Punya Bioskop

Angga Rulianto | 27 Juli 2015 17:30
Copyright: theregularmoviegoer.com
Gajah Mada Cinema di Tegal memiliki empat layar bioskop yang masing-masing bisa menampung 154 penonton.

Muvila.com – Geliat bisnis bioskop di daerah mulai ditampakkan oleh pengusaha lokal yang bukan berasal dari jaringan bioskop raksasa. Geliat pertama diperlihatkan Gajah Mada Cinema di Tegal, Jawa Tengah, yang memiliki empat layar bioskop (masing-masing berkapasitas 154 penonton) dan mulai beroperasi pada 17 Juli 2015. Seperti dikutip Harian Kompas, bioskop-bioskop di daerah lain juga bakal bermunculan, seperti di Cilacap, Jawa Tengah dan Bangka, Kepulauan Bangka Belitung.

"Investor jangan takut membangun bioskop. Selain menguntungkan, juga tentunya ikut mendukung perfilman Indonesia. Kami berharap pemerintah daerah bisa menurunkan pajak hiburan untuk bioskop," ujar Ketua Gabungan Perusahaan Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Sjafruddin pada Minggu, 26 Juli kemarin, dilansir Kompas. 

Djonny, yang juga merupakan pemilik Gajah Mada Cinema ini, optimis mengenai target 2.000 layar bioskop pada tahun 2018 akan terwujud. Sekarang saja, jumlah layar bioskop sudah mencapai 1.036 buah, di mana 796 layar dimiliki oleh Cinema XXI, 100 layar milik Blitzmegaplex, 61 layar punya jaringan Cinemaxx, 18 layar milik Platinum, dan 16 layar kepunyaan New Star.

Dari jumlah layar bioskop itu merupakan bioskop jaringan (multiplex) ataupun grup yang tersebar di beberapa kota. Sedangkan sisanya, yakni sebanyak 45 layar bioskop dimiliki oleh pihak perorangan atau beberapa investor dengan nama bervariasi. Dua di antaranya adalah Gajah Mada Cinema di Tegal dan Borobudur Cineplex di Pekalongan, Jawa Tengah. 

Djonny sendiri mengapresiasi upaya Cinemaxx milik Lippo Group Indonesia yang berniat untuk membangun hingga 2.000 layar dan 300 bioskop di 85 kota di seluruh Indonesia. Bahkan, Deutsche Bank juga akan menggalang dana investasi 100 juta dollar AS (setara Rp 1,35 triliun) untuk mengembangkan Cinemaxx. "Itu menyemangati para investor di daerah untuk membangun bioskop independen," ujar Djonny. 

8 BIOSKOP DI TEGAL SUDAH TUTUP

Ia mengharapkan, pembangunan bioskop-bioskop akan menyebar ke kota dan kabupaten lain yang belum tersentuh oleh jaringan bioskop besar. Sehingga, ke depannya jumlah layar bioskop bisa menyamai kondisi perbioskopan tahun 1980-an yang kala itu memiliki lebih 3.000 layar bioskop. 

Kehadiran bioskop di daerah-daerah memang dirindukan para penikmat film maupun masyarakat di sana. Pada Kamis 23 Juli lalu, studio Cinema 1 di Gajah Mada Cinema yang memutar film Surga yang Tak Dirindukan pada pukul 21:30 ditonton oleh 41 orang. Sedangkan di pemutaran film Ant-Man di Cinema 3 ditonton oleh 101 orang. Menurut Manajer Gajah Mada Cinema Jati Prakosa, mengutip Kompas, warga Tegal antusias menonton karena sudah lama menunggu bioskop. 

Saat diresmikan pada 17 Juli lalu, Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno mengatakan bahwa dirinya menyambut baik dan mengapresiasi Gajah Mada Cinema, karena telah jeli menangkap kebutuhan masyarakat kota Tegal. "Hadirnya bioskop sebagai wahana hiburan sekaligus juga untuk refreshing bagi masyarakat,” ujar Siti, seperti dikutip Metro TV News.

Pendapat senada juga diutarakan oleh Komunitas Pecinta Sinema Brebes (PSB) Wisnu Probo. Ia pun menyambut baik kehadiran Gajah Mada Cinema, apalagi banyak bioskop yang gulung tikar di wilayah Brebes, Tegal dan sekitarnya. “Daripada jauh-jauh ke Cirebon, ini kan lebih dekat. Tapi saya berharap tetap dapat menayangkan film-film baru, baik itu film mancanegara dan maupun Indonesia,” kata Wisnu.

Sebelum hadir Gajah Mada Cinema yang harga tiketnya Rp 25 ribu (hari biasa) dan Rp 30 ribu (akhir pekan), ada delapan bioskop yang akhirnya stop beroperasi di Tegal. Antara lain, bioskop Dewa, Dewi, Dana, Plaza Marina, Riang Theater, Duta dan Jupiter. Bioskop terakhir yang bangkrut di kota Tegal pada tahun 2010 adalah Panca Maya.

 

 Sumber: Kompas, Metro T V News

Read More

Editor's Pick

Comment

Latest News