1. HOME
  2.   »  
  3. FILM
  4.   »  
  5. ARTIKEL FILM

Kenapa Superhero Hulk Sulit Berkarier Solo?

Mia Vita Della | 1 Februari 2016 10:00

Copyright: slashfilm
Disney telah membuat film superhero Iron Man, Captain America, dan Thor hingga beberapa judul. Mengapa Hulk belum?

Muvila.com – CEO Disney Bob Iger sudah merencanakan untuk membuat para superhero Marvel hidup selamanya. Seperti yang diketahui, dalam beberapa tahun ke depan, Marvel Studios dan Walt Disney memang sudah menyiapkan film-film superhero-nya. Mulai dari lanjutan film Thor, Captain America, Avengers sampai superhero baru seperti Doctor Strange dan Black Panther. Namun, tak ada proyek film solo Hulk di daftar produksi film Marvel. Mengapa?

Padahal, sebagai superhero, Hulk tidak kalah tenarnya dengan rekan-rekannya di Avengers. Iron Man, Captain America, dan Thor sudah memiliki filmnya sendiri. Melansir Yahoo Movies, pemeran Hulk, Mark Ruffalo, sendiri mengatakan bahwa ia berharap dapat membintangi film solo Hulk.

Namun, harapan tersebut masih sulit diwujudkan oleh Marvel-Disney. Sebab, masalahnya bukan karena film Hulk tidak akan bisa selaku Iron Man, Thor, ataupun Captain America, namun akibat legalitas hak cipta Hulk itu sendiri. 

"Saya suka melakukannya untuk proyek film solo Hulk, tetapi itu di luar kendali saya. Itu dikendalikan Universal. Marvel belum memiliki hak distribusinya. Jadi saya tidak tahu apakah itu akan terjadi atau tidak," kata Mark.

Menurut Brian Cronin dari Huffington Post, dalam industri film Hollywood ada dua hak cipta yang berlaku, yaitu hak distribusi dan hak produksi. Dalam kasus Hulk, Marvel telah memiliki hak produksi Hulk, sehingga ia bisa tampil di film Avengers. Namun hak pendistribusiannya masih dipegang oleh Universal Pictures, bukan Disney.

Pemegang hak distribusi ini bertanggung jawab soal membuat salinan sebuah film, melobi pihak pengusaha bioskop, dan menentukan tanggal perilisan serta bentuk peredarannya, mulai dari film layar lebar, Video on Demand (VOD) dan lainnya. Sebagai bayarannya, pihak distributor akan mendapatkan persentase dari pendapatan box office.

Karena Marvel memiliki keterbatasan dana, mereka pun tak menyerahkan hak edarnya kepada studio besar. Contohnya Iron Man dan Captain America, yang dulunya didistribusikan oleh Paramount Pictures.

Akan tetapi, setelah diakuisi The Walt Disney dengan nilai sebesar 4 miliar dolar AS pada tahun 2009, Marvel jadi bisa mengedarkan sendiri film-film produksi mereka di bawah bendera Disney. Satu per satu, hak distribusi film Marvel yang dipegang studio pesaingnya dibeli lagi oleh Marvel, termasuk hak edar film Iron Man dan Captain America. Oleh karena itu, Disney dan Marvel sekarang leluasa memproduksi dan mengedarkan dua film tersebut.

Sejauh ini, Disney telah melakukan pendekatan kepada Universal, tetapi studio tersebut tetap tidak tertarik untuk menjual hak distribusi Hulk. Sementara Disney sendiri tidak mau film produksinya diedarkan oleh studio lain.  

Read More

Editor's Pick

Comment

Latest News