1. HOME
  2.   »  
  3. FILM
  4.   »  
  5. ARTIKEL FILM

Usai Jadi Lance Armstrong, Tubuh Ben Foster 'Rusak'

Mia Vita Della | 15 Oktober 2015 07:00
Copyright: THR
"Ini adalah bahan kimia yang sangat serius dan mereka benar-benar akan mempengaruhi tubuh Anda," kata Foster.

Muvila.com – Sudah hal yang biasa di kalangan aktor Hollywood, dituntut totalitasnya dalam memainkan tokoh yang diperankannya. Contohnya saja, Christian Bale yang rela kurus kerontang agar tampil maksimal sebagai seorang operator mesin yang mengalami insomnia dalam film The Machinist. Tapi kali ini, apa yang dilakukan aktor Ben Foster lebih ekstrem lagi dalam melakoni perannya sebagai Lance Armstrong dalam film baru The Program. Bahkan kini ia merasa tubuhnya telah 'rusak'.

Sebagaimana yang diwartakan The Hollywood Reporter, Ben Foster (X-Men: The Last Stand , Lone Survibor) baru saja mengakui bahwa dirinya makan obat peningkat performa saat syuting film besutan Stephen Frears untuk lebih merasakan karakter Lance Armstrong. Dan ia mengatakan bahwa obat tersebut memiliki efek yang cukup lama dalam tubuhnya.

"Lebih cepat dan lebih kuat. Itulah mengapa kamu mengonsumsinya," kata Foster di BFI London Film Festival, berdasarkan laporan The Hollywood Reporter. "Dan mereka mengonsumsi obat-obat tersebut karena obat tersebut berhasil. Tapi obat-obat tersebut memiliki efek jangka panjang dan sangat serius," imbuhnya.

Bahkan, sekalipun konsumsi obat tersebut sudah berdasarkan dosis anjuran dokter ternama. Foster tak menyebutkan nama obat dikonsumsinya, tapi ia hanya menekankan bahwa obat-obat yang diminumnya itu adalah legal. "Aku punya dokter hebat, yang membantu saya menangani beberapa konsekuensi tersebut. Tetapi butuh waktu sekitar setengah tahun untuk mengembalikan kondisi tubuh saya menjadi baik, dan saya akan mengatakan untuk setiap atlet, Anda harus bertanya, 'Di mana nilai-nilai Anda?'" ujarnya. 

Berdasarkan BBC, sang sutradara, Stephen Frears sendiri memperhatikan jika Foster mengonsumsi obat. Ia tahu mengenai hal tersebut setelah dua minggu yang lalu. Pasalnya, ketika diwawancarai The Guardian, Foster juga masih bungkam perihal berapa lama ia mengonsumsi obat tersebut. "Ini adalah bahan kimia yang sangat serius dan mereka benar-benar akan mempengaruhi tubuh Anda," katanya. Lantas ia mengimbuhkan, "Untuk penelitian saya sendiri, hal itu penting bagi saya pribadi untuk memahaminya. Dan semua itu berhasil dan membuatmu terjaga pada malam hari."

Film The Program sendiri menguliti sisi gelap balap sepeda profesional, Lance Armstrong yang masih berjuang menghapus kecurigaan akan kecurangannya dalam tujuh lomba Tour de France antara 1999 dan 2005. Akan tetapi kemenangannya itu dicabut tahun 2012 ketika ia dihukum sebagai dalang doping setelah pengakuannya pada tahun 2013. Ia kini menghadapi larangan bertanding seumur hidup dan gugatan 100 juta dolar AS.

Produksi StudioCanal ini sudah dipertontonkan pertama kali di Film Festival Internasional Toronto dan akan rilis di Inggris pada Jumat pekan ini. Sedangkan di Amerika Serikat baru akan tiba pada tahun depan.

Read More

Editor's Pick

Comment

Latest News