MUVILA | Movie, TV & Entertainment Guide

Member Login

Login With Facebook

Register New Account

Join Muvila today to get these awesome benefits!

  • Social Feature
  • Exclusive Film Tickets / Pass
  • Another Benefit Here

Register With Facebook

Film Indonesia Bertumpu pada Badan Perfilman Indonesia

Featured by Angga Rulianto on 21 Januari 2014
Film Indonesia Bertumpu pada Badan Perfilman Indonesia

Badan Perfilman Indonesia telah terbentuk dan punya tugas berat. Apakah juga bisa melindungi pekerja film dan karya-karyanya dari segala ancaman?

Hanung Bramantyo pernah bilang bahwa dirinya sangat membutuhkan lembaga yang bisa melindungi film Indonesia dan ide-ide kreatif pembuat film dari ancaman pihak-pihak tertentu. Karena itulah, kata sutradara film Soekarno ini, harus segera dibentuk Badan Perfilman Indonesia atau BPI

Hanung memang pernah berkali-kali dibelit masalah pelik yang berkaitan dengan film garapannya. Sebut saja film ? (Tanda Tanya) yang ketika rilis tahun 2011 diprotes Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan diancam oleh Front Pemuda Islam (FPI)

Lalu tahun lalu, Cinta Tapi Beda dipaksa untuk turun dari bioskop lagi-lagi oleh FPI. Padahal, lanjut Hanung pada Agustus tahun lalu, izin dari Lembaga Sensor Film (LSF) sudah terbit. "Saya berjuang sendiri untuk mengamankan film itu dari banyaknya tekanan dari ormas," ucap Hanung kala itu. 

Film Cinta Tapi Beda diminta untuk tidak tayang di bioskop.

Dan, baru saja pada Senin kemarin, Rachmawati Soekarnoputri dan Guruh Soekarnoputra akhirnya mengadu ke Komisi III DPR perihal masalah hak cipta film Soekarno. Dalam kesempatan itu, Rachmawati juga meminta Komisi III untuk melarang peredaran film produksi MVP Pictures tersebut.

Harapan Hanung Bramantyo boleh jadi terkabulkan. Minggu lalu, Badan Perfilman Indonesia akhirnya lahir setelah menjalani Musyawarah Besar (Mubes) sejak 15 hingga 17 Januari di Jakarta. Mubes yang difasilitasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ini dihadiri oleh 40 organisasi perfilman.

 

--Siapa yang menjadi ketua dan pengurus Badan Perfilman Indonesia?--

Get Connected