MUVILA | Movie, TV & Entertainment Guide

Member Login

Login With Facebook

Register New Account

Join Muvila today to get these awesome benefits!

  • Social Feature
  • Exclusive Film Tickets / Pass
  • Another Benefit Here

Register With Facebook

The Act of Killing, Film Dokumenter Penuh Kontroversi

Watch-out by Karina Sandra on 13 Desember 2012
The Act of Killing, Film Dokumenter Penuh Kontroversi

The Act of Killing mengungkapkan (kembali) kisah kelam bangsa Indonesia, tentang pembunuhan massal para anggota dan simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI).

BANGGA MEMBUNUH

Dengan cara seperti itu, tak mengherankan apabila para mantan algojo dalam film ini kembali merasa bangga sekaligus bersalah atas tindakan kekerasannya di masa lalu. Seperti rasa bangga Anwar Congo, salah satu algojo. Sikap Anwar juga memang selalu terlihat riang. Selera musiknya saja ternyata tembang-tembang Elvis Presley.

“Saya menghabisi orang PKI dengan gembira,” kata Anwar bangga. Tapi di adegan yang lain, Anwar terlihat basah matanya ketika mengingat pembunuhan yang ia lakukan. Joshua Oppenheimer mengatakan bahwa dia memuji keberanian Anwar yang mau bicara secara gamblang mengenai keterlibatannya dalam peristiwa pembantaian anggota-anggota PKI.

Anwar Congo cs di masa tua.

“Anwar dan pembunuh lainnya ingin lebih dari sekedar membantu. Kami memfilmkan sikap mereka yang sangat sombong ketika melakukan perbuatan kriminal yang melawan sisi kemanusiaan,” kata Joshua, seperti dikutip dari situs resmi The Act of Killing.

Namun, Joshua menambahkan, selama proses pembuatan film, Anwar memang pernah terlihat menyesal dengan semua perbuatannya. Menurutnya, sebuah film seperti The Act of Killing tidak akan mengubah banyak hal, tapi setidaknya hasrat ini bisa menjadi inspirasi banyak orang. “Ini bukanlah hanya akhir cerita tentang Indonesia. Tapi juga tentang kita semua,” ucap Joshua.

Ingin menonton film ini? Silakan datang ke @ReadingRoomJkt yang bakal memutar The Act of Killing pada 16 Desember mendatang pukul 18.00 dan 21.00.

Get Connected