1. HOME
  2.   »  
  3. TV
  4.   »  
  5. ARTIKEL TV

Jumlah Sanksi KPI Meningkat pada Tahun 2015

Mia Vita Della | 17 Desember 2015 22:00

KPI hanya menjatuhkan sanksi sebanyak 182 kali kepada 12 stasiun televisi sepanjang tahun 2014.

Muvila.com – Seperti tahun-tahun sebelumnya, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat merilis refleksi akhir tahun yang berisi kinerja KPI dalam mendisiplinkan tayangan televisi yang membandel di Indonesia dalam satu tahun terakhir. Sepanjang tahun ini, KPI telah mengeluarkan 250 sanksi untuk periode Januari sampai November kepada 14 stasiun televisi.

Besarnya angka tersebut bukanlah suatu prestasi. Sebab, ada peningkatan sanksi dari KPI, apalagi jika dibandingkan dengan tahun 2014, di mana KPI hanya menjatuhkan sanksi sebanyak 182 kali kepada 12 stasiun televisi. 

Menurut KPI, banyaknya sanksi KPI tahun lalu disebabkan salah satunya adalah pemilihan umum, baik legislatif ataupun presiden. Sehingga, banyak lembaga penyiaran yang tidak berimbang dalam melakukan iklan-iklan kampanye, baik partai politik, calon legislatif ataupun calon presiden. Akan tetapi, pelanggaran tahun ini lebih didominasi oleh pelanggaran terhadap perlindungan anak, pelanggaran kesopanan dan kesusilaan serta pelanggaran jurnalistik.

Dari 250 sanksi pada tahun 2015 tersebut, program siaran jurnalistik, sinetron dan variety show mendominasi. Dalam catatan KPI menyebutkan bahwa lembaga penyiaran yang paling banyak mendapatkan sanksi adalah Trans TV dengan 49 sanksi. Jumlah ini meningkat separuh dari jumlah sanksi tahun lalu.

Kemudian dilanjutkan dengan stasiun RCTI dan ANTV yang masing-masing mendapatkan 25 sanksi. Peringkat ketiga, ada Global TV dan Metro TV yang sama-sama mendapatkan 21 sanksi. Sisanya, sanksi KPI disebar pada beberapa lembaga penyiaran, yaitu di Trans7 (17 sanksi), Indosiar (16 sanksi), MNC (16 sanksi), SCTV (15 sanksi), TV One (15 sanksi), RTV (13 sanksi), Kompas TV (9 sanksi), TVRI (7 sanksi) dan I News TV (6 sanksi). 

Sementara dari pengaduan masyarakat yang masuk ke KPI selama Januari hingga November, terdapat 8.137 pengaduan yang disampaikan melalui email, sms, Twitter, Facebook, telepon dan surat. Program siaran yang paling banyak diadukan masyarakat masih berkutat pada program sinetron dan variety show. Tahun lalu, kedua program acara tersebut juga mendominsi sanksi KPI.

Read More

Editor's Pick

Comment

Latest News