1. HOME
  2.   »  
  3. TV
  4.   »  
  5. ARTIKEL TV

Perubahan Peta Politik di Game of Thrones Musim 5

Reino Ezra | 14 April 2015 11:00
Copyright: Muvila
Serial Game of Thrones memasuki babak baru perebutan tahta Westeros di musimnya yang kelima.

Muvila.com – Serial TV drama fantasi Game of Thrones telah menggalang banyak penggemar di seluruh dunia sejak penayangan musim pertamanya tahun 2011. Karena itu pula, adaptasi seri novel A Song of Ice and Fire karya pengarang asal AS, George R.R. Martin ini semakin dinantikan musim terbarunya. Tahun ini, Game of Thrones memasuki musimnya yang kelima, dengan peta perebutan tahta yang berubah cukup drastis dari sejak serial ini dimulai.

Musim kelima Game of Thrones akan mengambil jalan cerita dari dua buku seri A Song of Ice and Fire, yaitu A Feast for Crows dan A Dance with Dragons, sekalipun dengan berbagai penyesuaian. Kali ini cerita akan kembali berfokus pada perebutan tahta tertinggi Iron Throne (Singgasana Besi) di negeri Westeros, sejak terbunuhnya Raja Robert Baratheon di musim pertama, seiring musim dingin panjang yang semakin mendekat.

Tahta tertinggi Westeros saat ini dipegang oleh Tommen Baratheon (Dean-Charles Champan), putra kedua dari Robert dan Cersei Lannister (Lena Headey)—sekalipun sebenarnya semua anak Cersei adalah hasil hubungan inses dengan kakak kembarnya sendiri, Jamie (Nikolaj Coster-Waldau). Kini dengan Cersei sebagai ibu suri dan Tywin Lannister (Charles Dance) sebagai perdana menteri, otomatis keluarga Lannister-lah yang menguasai pemerintahan pusat. Namun, posisi itu dalam bahaya, karena Margaery Tyrell (Natalie Dormer) yang dinikahkan dengan Tommen juga tampak punya agenda sendiri.

Sementara itu, adik dari mendiang Robert, Stannis Baratheon (Stephen Dillane) juga terus berusaha mengumpulkan sekutu dan pasukan demi menyerang ibukota King's Landing setelah sempat gagal. Sebab, ia mengganggap tahta yang dipangku Tommen saat ini tidak sah lantaran bukan keturunan langsung dari Robert. Secara darah, Stannis-lah yang harusnya menerima tahta dari kakaknya.

Stannis sampai di Castle Black, di tempat para Night's Watch mempertahankan tembok besar dari negeri Utara yang dihuni para Wildlings (suku liar). Stannis ternyata mengetahui, Jon Snow (Kit Harington)—anak haram dari keluarga Stark—punya pengaruh dengan pemimpin kaum Wildlings, sehingga mencoba memanfaatkannya untuk memperkuat pasukannya, dengan imbalan Jon bisa membalas dendam pada klan Bolton yang merebut rumah keluarganya di Winterfell. Masalahnya, Wildlings bukanlah kaum yang akan tunduk pada seseorang begitu saja.

Di negeri lain, ada pula perjuangan keturunan terakhir dari klan Targaryen, Daenerys (Emilia Clarke) yang belum menyerah untuk merebut tahta Westeros. Menurutnya, tahta itu direbut paksa dari keluarganya oleh sekutu klan Baratheon dan Lannister. Danaerys kemudian mengumpulkan pasukan dari bangsa-bangsa asing, sekaligus melatih diri sebagai ratu yang adil sebagaimana ia inginkan, ditambah dengan membesarkan tiga ekor naga langka sebagai tumpuan kekuatannya. Namun, menjadi ratu yang adil di negeri asing bukanlah hal mudah, belum lagi naga-naga miliknya justru semakin tak bisa dikendalikan.


PENGEMBARAAN DAN KONFLIK KELUARGA

Salah satu akar dari kisah Game of Thrones adalah tentang keluarga Stark dari Winterfell, di wilayah Utara, yang kemudian terpencar-pencar oleh karena politik negeri tersebut. Musim kelima ini mengikuti dua anak perempuan dari keluarga Stark, Sansa (Sophie Turner) dan Arya (Maisie Williams) dalam perjalanan masing-masing.

Sansa kini berada bersama Petyr "Littlefinger" Baelish (Aiden Gillen), yang baru saja mendapat jabatan setelah menikahi lalu membunuh bibi Sansa, Lysa Arryn. Belakangan Baelish, yang diketahui mencintai mendiang Catelyn, ibu dari Sansa, juga berusaha merebut hati Sansa, sekaligus kembali menggalang cara untuk meraih kuasa. Sementara perjalanan Arya pun akan berlanjut bukan lagi di tanah Westeros. Ia memutuskan untuk berlayar menuju negeri Braavos, tempat pelatih pedangnya dahulu berasal, dan tempat asal pembunuh misterius yang pernah menolongnya, Jaqen H'ghar.

Perjalanan ke negeri lain juga dilakukan oleh salah satu tokoh sentral serial ini, Tyrion Lannister (Peter Dinklage), saudara kembar Cersei dan Jamie yang bertubuh kurcaci. Setelah melarikan diri dari hukuman mati atas tuduhan pembunuhan raja, juga setelah ia memanah ayahnya sendiri, Tywin, Tyrion dibantu oleh penasihat kerajaan, Varys (Conleth Hill) menyeberangi lautan. Sebagai satu-satunya anggota Lannister yang dianggap paling waras, Varys pun menawarkan Tyrion untuk mencari jalan merebut tahta tertinggi Westeros, atau paling tidak membuka jalan bagi seseorang yang pantas untuk merebutnya.

Prahara keluarga Lannister pun bertambah dengan terbunuhnya pangeran Oberyn Martell dari wilayah Dorne di King's Landing, akibat ikut dalam penentuan pengadilan Tyrion. Hal ini membuat Cersei khawatir akan nasib putrinya yang dititipkan di Dorne, karena keluarga Martell ditakutkan akan menuntut balas dendam.

TOKOH-TOKOH DAN LOKASI BARU

Selain dikenal dengan kemegahan visual dan unsur seks dan kekerasannya, Game of Thrones juga dikenal dengan skalanya yang besar, dengan banyak karakter dan lokasi beserta kisah dan cerita masing-masing. Di musim yang kelima ini pun akan bertambah lagi karakter-karakter baru, seiring dengan berubahnya peta politik di Westeros.

Yang cukup menarik perhatian dari penambahan karakter dari musim kelima ini adalah terlibatnya beberapa aktor dan aktris yang cukup punya nama di dunia film dan TV internasional. Di antaranya ada Alexander Siddig (Kingdom of Heaven, Syriana), aktris nomine Oscar Keisha Castle-Hughes (Whale Rider, The Nativity Story), Adewale Akinnuoye-Agbaje (serial Lost, G.I. Joe: The Rise of Cobra), dan aktor watak Inggris, Jonathan Pryce (Evita, Pirates of the Caribean).

Selain itu, ada beberapa pemain yang sempat muncul di musim-musim sebelumnya yang kembali hadir di musim kelima. Di antaranya Diana Rigg (Olenna Tyrell), Nathalie Emmanuel (Missandei), Michael Huisman (Daario Naharis), Indira Varma (Ellaria Sand), Mark Gatiss (Tycho Nestoris), Ciaran Hinds (Mance), dan Tom Wlaschiha (Jaqen H'ghar), tokoh yang terakhir muncul di musim kedua.

Di samping itu, Game of Thrones musim terbaru ini juga akan membawa penonton pada lokasi baru yang belum pernah dilihat di musim sebelumnya. Untuk kali ini, lokasi itu merujuk pada Dorne, wilayah Westeros paling selatan dengan iklim yang hangat. Demi mendapat visual yang sesuai, kru serial ini melakukan syuting di Spanyol dan menggunakan bangunan-bangunan terkenal di sana. Misalnya istana Alcázar di Sevilla dan Universitas Osuna. Sementara Jembatan Cordoba akan jadi lokasi untuk negeri asing, Volantis. Untuk latar yang lain, serial ini tetap syuting di Irlandia Utara dan Dubrovnik, Kroasia sebagai lokasi utamanya.

Episode pertama Game of Thrones musim kelima akan mulai disiarkan pekan ini, untuk di teritori Indonesia bisa disaksikan di saluran berlangganan HBO, berbarengan dengan penayangan di AS. Masih ditangani langsung oleh kreatornya, D.B. Weiss dan David Benioff, musim kelima ini akan disutradarai oleh lima orang, masing-masing dua episode. Mereka adalah Michael Slovis, Mark Mylod, Jeremy Podeswa, Miguel Sapochnik, dan David Nutter. Sebagaimana musim-musim sebelumnya, nantikan kejutan-kejutan dari Game of Thrones musim ini. Jika ada penambahan karakter, bukan tak mungkin bakal ada "pengurangan" di tengah jalan. Simak trailer musim terbarunya di bawah ini.

Read More

Editor's Pick

Comment

Latest News