1. HOME
  2.   »  
  3. TV
  4.   »  
  5. ARTIKEL TV

Survei KPI: Kualitas Program Siaran TV Menurun

Mia Vita Della | 2 Desember 2015 07:00
Kualitas program sinetron, variety show dan infotainment masih di bawah indeks standar kualitas yang ditetapkan KPI.

Muvila.com – Berdasarkan Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi periode keempat (September-Oktober 2015) yang digelar oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), kualitas program tayangan televisi mengalami penurunan. Bahkan, hanya ada dua jenis program acara televisi saja yang berhasil mencapai indeks kualitas yang ditetapkan oleh KPI. Dua program tersebut adalah program religi dan wisata/budaya.

KPI telah menetapkan standar kualitas program acara yang baik dengan skor minimal 4. Dalam survei yang dilakukan bersama Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) dan 9 (Sembilan) perguruan tinggi negeri di Indonesia ini menunjukkan bahwa kualitas program sinetron, variety show dan infotainment di televisi masih di bawah indeks standar kualitas yang ditetapkan KPI. Pada periode September-Oktober 2015, program infotainment mendapat skor 2,56, sinetron mendapatkan 2,84 dan variety show meraih skor 2,96.

Pada tiga survei sebelumnya, ketiga program ini juga konsisten mendapatkan nilai indeks yang rendah. Pada survei pertama infotainment 2,34, sinetron 2,51 dan variety show 2,68, lalu survei kedua infotainment mendapatkan skor 2,37, sinetron 2,68 dan variety show 2,7, dan pada survei ketiga infotainment 3,01, sinetron 3,02 dan variety show 3,48. Jadi jika dibandingkan dengan hasil survei program periode September - Oktober 2015, jelas ketiga program tersebut mengalami penurunan.

Selain program ketiga program tersebut, KPI juga memantau enam program lainnya, meliputi berita, talkshow, religi, wisata/budaya, komedi, dan anak-anak. Dari semua kategori tersebut, terdapat dua program yang mencapai indeks 4, yakni program religi dan wisata/budaya. Melansir laman resmi KPI, program religi mendapatkan skor tertinggi sebesar 4,10 dan baru diikuti oleh program siaran wisata/budaya yang meraih skor 4,00.

Dalam survei itu, KPI menggunakan sejumlah indikator, seperti tertera dalam Pasal 3 UU No 32 tahun 2002 tentang Penyiaran. Indikator itu yakni membentuk watak, identitas dan jati diri bangsa Indonesia yang bertakwa dan beriman, menghormati keberagaman, menghormati orang dan kelompok tertentu. Selain itu, masih merujuk pada undang-undang yang sama, indikator yang ditetapkan oleh KPI adalah program tayangan tidak memuat kekerasan, tidak bermuatan seksual, dan tidak bermuatan mistik, horor, dan supranatural.

Survei ini melibatkan 810 responden dari sembilan kota besar di Indonesia. Mereka berpendidikan minimal SMA dan berprofesi sebagai ibu rumah tangga, pendidik, aktivis/lembaga swadaya masyarakat, mahasiswa, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, tokoh masyarakat, birokrat, wartawan, karyawan swasta, TNI/Polri, dan wakil rakyat. Adapun rasio responden 50 persen laki-laki dan 50 persen perempuan.

Pada survei periode ini, responden juga diminta menilai acara yang berkualitas dari program yang pernah ditonton dalam sebulan terakhir. Hasilnya ada 10 acara yang dinilai berkualitas oleh responden, yaitu Mata Najwa, Kick Andy, Liputan 6 Petang, Seputar Indonesia, My Trip My Adventure, Indonesia Lawyer Club, Laptop Si Unyil, Damai Indonesiaku, Ini Talkshow, dan Olimpiade Cerdas Indonesia.

“Dari sepuluh program televisi yang dinilai berkualitas oleh masyarakat dapat dilihat bagaimana masyarakat mengapresiasi program siaran. Kami berharap, program-program berkualitas yang juga diminati oleh masyarakat ini dapat diproduksi dengan lebih masif,” demikian hasil survei KPI. 

Read More

Editor's Pick

Comment

Latest News