1. HOME
  2.   »  
  3. TV
  4.   »  
  5. ARTIKEL TV

Tom and Jerry Dituduh Jadi Pemicu Kekerasan di Timur Tengah

Mia Vita Della | 11 Mei 2016 13:30
Pejabat tinggi pemerintah Mesir diolok-olok netizen karena menyebut serial kartun Tom and Jerry sebagai penyebab radikalisme.

Muvila.com – Apakah penyebab meningkatnya kasus kekerasan dan radikalisme di Timur Tengah? Seorang pejabat tinggi pemerintah Mesir menyebut serial animasi televisi Tom and Jerry sebagai penyebabnya.

"Kartun menggambarkan kekerasan dengan perilaku yang lucu dan memberikan kesan seperti 'baiklah, tidak apa-apa saya pukul dia dan saya dapat meledakkannya'," ujar Kepala Dinas Informasi Mesir (SIS) Salan Abdel Sadeq di hadapan ratusan orang di Universitas Kairo, seperti dilansir Al Arabiya.

Tom and Jerry merupakan serial kartun populer untuk anak-anak di Amerika Serikat yang tayang sejak tahun 1940-an. Tayangan ini mengisahkan perselisihan antara kucing dan tikus dengan cara yang kasar dan keras, seperti menggunakan kapak, palu, api hingga bahan peledak.

Salan Abdel Sadeq juga menyalahkan video game sebagai pemicu radikalisme di Mesir. "Video games telah menyebar luas. Ia sudah menjadi hal biasa bagi anak muda duduk berjam-jam memainkan video games, membunuh dan membantai. Jika mengalami tekanan sosial yang mendorongnya berbuat kekerasan, dia akan melakukannya dengan sangat mudah," lanjutnya.

Berdasarkan hal tersebut, pemerintah Mesir pun memperingatkan tim produksi tayangan TV di Mesir untuk harus membuat tayangan yang dapat memberikan pengaruh baik untuk penonton lokal dan citra negara di lingkup internasional.

Pernyataan Abdel Sadeq ini pun langsung dijadikan bahan olok-olok para netizen di media sosial. "Bagus, jadi Tom dan Jerry adalah para teroris, keponakan saya suka menonton film itu dan jika kita harus memanggil polisi untuk menghentikan film itu," komentar salah seorang netizen.

Read More

Editor's Pick

Comment

Latest News